Banjir Karawang. Ribuan Rumah Terendam, Warga Mengungsi

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jabar, total jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di Karawang mencapai 4.837 atau 15.352 jiwa.
WhatsApp Image 2021-02-08 at 8.28.14 PM

Aksara – Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang mengungsi semakin bertambah. Hari ini. Sebanyak 194 kepala keluarga atau 691 jiwa mengungsi.

Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Jawa Barat, Budi Budiman Wahyu mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Karawang dan telah menurunkan tim untuk melakukan kaji cepat.

“Kondisi saat ini, warga mengungsi ke rumah tetangga yang masih aman serta di masjid,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, Senin (8/2/21).

Berdasarkan data Pusdalops BPBD Jabar, total jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di Karawang mencapai 4.837 atau 15.352 jiwa.

Banjir yang dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi itu menggenangi sedikitnya 4.396 unit rumah. Selain itu, banjir juga menenggelamkan 283 hektare sawah.

Adapun jumlah pengungsi terbanyak berasal dari Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, yakni sebanyak 129 KK atau 526 jiwa.

Dalam keterangannya, banjir di Karawang meliputi sejumlah kecamatan, yaitu Kecamatan Purwasari, Kecamatan Karawang Barat, Kecamatan Tirtamulya, Kecamatan Jatisari, Kecamatan Telukjambe Barat, Kecamatan Cikampek, dan Kecamatan Cimalaya Wetan. Kemudian meluas ke Kecamatan Rengasdengklok, Kecamatan Karawang Timur, dan Kecamatan Telukjambe.

Banjir di Karawang terjadi sejak sepekan terakhir. Tidak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga area sawah dan jalan raya. Di Perumahan Bumi Mutiara Indah, Dawuan Tengah, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, ketinggian air mencapai lebih dari satu meter pada Minggu (7/2).

Sementara itu, areal persawahan yang sudah siap panen di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok terendam banjir. Para petani khawatir gagal panen karena sebagian besar tanaman padinya rusak terendam banjir. (red)

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *