Mantan Waketum Gerindra Sebut Drama Kudeta AHY Tidak Mutu

“Sudah clear, rakyat sudah susah, jangan lagi dikasih tontonan yang tidak mutu,”
gerindra

Aksara – Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) baru-baru ini memberikan keterangan pers di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, pada Senin (01/02/2021). AHY menyampaikan adanya upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat secara paksa atau lewat upaya kudeta, di mana gerakan itu melibatkan pejabat penting di pemerintahan dan merupakan orang istana yang secara fungsional berada di dalam lingkaran kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Melihat polemik yang sedang terjadi di dalam tubuh Partai Demokrat terkait isu kudeta yang akan dilakukan oleh Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko.

Menanggapi hal ini, mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono berharap agar para elit politik tidak mempertontonkan gaya politik yang tidak elegan, mengingat saat ini masyarakat Indonesia sedang dihadapkan dengan berbagai masalah.

“Sudah clear, rakyat sudah susah, jangan lagi dikasih tontonan yang tidak mutu,” katanya dalam keterangan persnya, (03/02/2021).

Menurut Arief, disaat pandemi dan masalah ekonomi serta kesehatan sedang membutuhkan fokus penanganan masalah yang serius, para elit politik seharusnya berfikir agar bangsa Indonesia keluar dari masalah tersebut.

“Lalu bagaimana kita bersama bisa memikirkan agat negara mampu membeli vaksin Covid-19 untuk rakyat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bahwa pemilu legislatif dan Pilpres juga relatif masih jauh, dengan demikian setidaknya parpol bisa membangun kepercayaan publik sejak saat ini.

“Serta bisa memberikan harapan yang lebih cerah bagi masyarakat untuk bisa keluar dari dampak Covid-19. Lagian kalau kudeta Demokrat kan mesti menggelar Munaslub, dan itu pemerintah harus melarang karena bahaya bisa meningkatkan penyebaran Covid-19,” tandasnya.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *